ESC-Creation Facebook Group


Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 1 Votes - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
17-11-2010, 10:03 AM (This post was last modified: 19-11-2010 08:37 AM by lanionk.)
Post: #1
Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan

Kapan kehamilan ibu berakhir?
Bagaimana tanda ibu akan melahirkan?
Bagaimana tanda melahirkan?
Bagaimana ciri melahirkan?
Kapan harus ke rumah sakit bersalin?
Kapan harus ke bidan?

Pertanyaan ini pasti menghinggapi ibu hamil di akhir masa kehamilan terutama di minggu ke 40. Berikut ini kami kumpulkan beberapa tanda-tanda melahirkan yang perlu ibu ketahui agar ibu tidak cemas di akhir masa kehamilan.

Kepala Bayi mulai turun ke bawah

Di akhir masa kehamilan, ibu hamil dapat merasakan perut menjadi lebih ringan. Ini dikarenakan di dua minggu sebelum kelahiran, kepala bayi sudah berada di bawah dan turun ke daerah rangka tulang pelvis. Ketika bayi telah turun ke bawah, ibu hamil mungkin mengalami rasa sakit di bagian selangkangan karena tekanan bayi. Ibu hamil menjadi lebih sering buang air kecil karena bayi menekan kadung kemih. Tanda melahirkan lain yang menyertai hal ini adalah rasa sakit pada perut, mulas, sering buang air besar dan buang angin.

Rasa Sakit pada panggul

Di akhir kehamilan persalinan dapat ditandai dengan rasa sakit berlebih pada panggul dan bagian tulang belakang. Rasa sakit ini disebabkan karena adanya pergeseran dan pergerakan bayi yang mulai menekan tulang belakang. Untuk mengurangi rasa sakit ini hendaknya ibu hamil banyak berjalan. Olah raga berjalan ringan juga dipercaya dapat mempercepat proses kelahiran.

Keluar cairan lendir kental bercampur darah

Mendekati masa persalinan, ketika leher rahim mulai menipis dan mulai keluar cairan lendir kental sedikit lengket. Bila ibu hamil mengalami hal ini sebaiknya ibu segera berangkat ke rumah sakit untuk bersalin atau ke bidan untuk mendapatkan pertolongan persalinan. Lendir ini dapat bercampur dengan darah bila leher rahim dalam proses membuka.

Air Ketuban Telah Pecah

Air ketuban merupakan salah satu tanda melahirkan yang pasti. Air ketuban yang berwarna jernih dan tidak berbau berarti air ketuban tersebut belum bersifat racun bagi bayi. Namun demikian bila yang keluar adalah air ketuban yang keruh dan berbau maka kondisi bayi di dalam kandungan dapat terancam karena air ketuban tersebut telah bersifat racun. Bila ini terjadi sebaiknya ibu hamil segera dilarikan ke bidan / rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan melahirkan.

Terjadi kontraksi rahim

Kontraksi rahim yang menandai awal proses melahirkan adalah kontraksi yang berturutan selama 5 menit dan tidak hilang dalam 1 jam. Bedakan dengan kontraksi palsu yang biasanya datang secara tiba-tiba dan langsung hilang (tidak berkesinambungan)

Rahim telah dalam keadaan membuka

Persalinan ditandai dengan membukanya rahim mulai bukaan pertama sampai dengan bukaan ke sepuluh. Fase bukaan ini secara medis diartikan berapa cm ukuran rahim yang telah membuka. Bukaan kesatu artinya rahim telah membuka 1 cm sedangkan bukaan sempurna ditandai dengan membukanya rahim sebanyak 10cm sehingga dapat dilewati oleh kepala bayi.

Singkat kata ibu hamil perlu segera dibawa ke rumah sakit ataupun bidan untuk mendapatkan bantuan persalinan bila ibu mengalami kontraksi selama 5 menit sekali dalam 1 jam, air ketuban telah pecah, gerakan bayi menjadi lebih jarang mapun * ibu hamil mengeluarkan darah. Konsultasikan tanda melahirkan ini dengan dokter/bidan anda agar ibu hamil segera mendapatkan pertolongan kelak bila mendapatkan tanda melahirkan.

Code:
Posting minim 5 Post agar dapat melihat tulisan dalam code !!



Apakah kantung ketuban itu?

Kantung ketuban adalah sebuah kantung berdinding tipis yang berisi cairan dan janin selama masa kehamilan. Dinding kantung ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama disebut amnion, terdapat di sebelah dalam. Sedangkan, bagian kedua, yang terdapat di sebelah luar disebut chorion.

Apakah cairan ketuban itu?

Cairan ketuban adalah cairan yang ada di dalam kantung amnion. Cairan ketuban ini terdiri dari 98 persen air dan sisanya garam anorganik serta bahan organik. Cairan ini dihasilkan selaput ketuban dan diduga dibentuk oleh sel-sel amnion, ditambah air - janin, serta cairan otak pada anensefalus. Pada ibu hamil, jumlah cairan ketuban ini beragam. Normalnya antara 1 liter sampai 1,5 liter. Namun bisa juga kurang dari jumlah tersebut atau lebih hingga mencapai 3-5 liter. Diperkirakan janin menelan lebih kurang 8-10 cc air ketuban atau 1 persen dari seluruh volume dalam tiap jam.

Manfaat air ketuban

Pada ibu hamil, air ketuban ini berguna untuk mempertahankan atau memberikan perlindungan terhadap bayi dari benturan yang diakibatkan oleh ‘lingkungannya’ di luar rahim. Selain itu air ketuban bisa membuat janin bergerak dengan bebas ke segala arah. Tak hanya itu, manfaat lain dari air ketuban ini adalah untuk mendeteksi jenis kelamin, memerikasa kematangan paru-paru janin, golongan darah serta rhesus, dan kelainan kongenital (bawaan), susunan genetiknya, dan sebagainya. Caranya yaitu dengan mengambil cairan ketuban melalui alat yang dimasukkan melalui dinding perut ibu.

Ketuban pecah dini?

Ada dua macam kemungkinan ketuban pecah dini, yaitu premature rupture of membrane dan preterm rupture of membrane. Keduamya memiliki gejala yang sama, yaitu keluarnya cairan dan tidak ada keluhan sakit. Tanda-tanda khasnya adalah keluarnya cairan mendadak disertai bau yang khas, namun berbeda dengan bau air seni. Alirannya tidak terlalu deras keluar serta tidak disetai rasa mulas atau sakit perut. Namun, adakalanya hanya terjadi kebocoran kantung ketuban. Tanpa disadari oleh ibu cairan ketuban merembes sedikit demi sedikit hingga cairan ini makin berkurang. Akan terdeteksi jika si ibu baru merasakan perih dan sakit jika si janin bergerak-gerak.

Penyebabnya adalah karena terjadi perobekan pada kantung ketuban karena trauma atau mulut rahim yang lemah sehingga tidak bisa menahan kehamilan. Bisa juga karena ketegangan rahim yang berlebihan, seperti kehamilan ganda atau hidramnion, kelainan letak janin seperti sungsang atau melintang, atau kelainan bawaan dari selaput ketuban. Bisa pula karena infeksi yang kemudian menimbulkan proses biomekanik pada selaput ketuban sehingga memudahkan ketuban pecah.

Apa yang harus dilakukan?

Segera periksakan diri ke dokter jika ibu mendapati ada tetesan atau cairan yang mengalir keluar dari *. Sebab pemerikasaan yang dilakukan oleh dokter akan menentukan Pemeriksaan apakah janin masih bisa tetap tinggal di dalam rahim atau sebaliknya. Umumnya setelah ketuban pecah, dokter akan memantau kondisi ibu dan janin. Bila ditemukan air ketuban yang banyak dan jernih, berarti keadaan janin masih baik sehingga ibu hamil bisa terus mempertahankan kehamilannya.

Berikut ini beberapa kondisi kehamilan dengan pengobatan yang berbeda:

1. Jika kehamilan kurang dari 38 minggu akan dilakukan metode konservatif. Ibu hamil diwajibkan istirahat, dibantu dengan pemberian obat-obatan yang tidak menimbulkan kontraksi, biasanya melalui infus.
2. Bila si bayi belum cukup besar, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mematangkan paru-parunya agar jika terpaksa dilahirkan, janin sudah siap hidup di luar rahim ibunya. Kecuali itu, ibu pun akan diberi antibiotika untuk mencegah infeksi.
3. Ibu hamil harus bed rest untuk mencegah air ketuban keluar dalam jumlah lebih banyak. Sementara itu, lapisan kantung yang sebelumnya terbuka pun akan menutup kembali. Cairan ketuban akan dibentuk kembali oleh amnion, sehingga janin bisa tumbuh lebih matang lagi.
4. Untuk sementara waktu, berhentilah melakukan hubungan seksual bila ada indikasi yang menyebabkan ketuban pecah dini, seperti mulut rahim yang lemah.
5. Begitu mengetahui ada rembesan cairan dari * segera gunakan pembalut yang dapat menyerap air ketuban. Penggunaan pembalut ini pun berguna untuk memudahkan Anda membedakan cairan ketuban dengan cairan lain dari bau serta warnanya.

Apa dampak buruknya kalau volume air ketuban tidak pas?

Cairan ketuban atau cairan amnion adalah cairan yang memenuhi rahim. Cairan ini ditampung di dalam kantung amnion yang disebut kantung ketuban atau kantung janin. Cairan ketuban diproduksi oleh buah kehamilan, yaitu sel-sel trofoblas, kemudian akan bertambah dengan produksi cairan janin, yaitu seni janin. Sejak usia kehamilan 12 minggu, janin mulai minum air ketuban dan mengeluarkannya kembali dalam bentuk air seni. Jadi ada pola berbentuk lingkaran atau siklus yang berulang.

Bagaimana mengetahui kecukupan jumlah cairan ketuban? Jumlah cairan ketuban dapat dipantau melalui USG. Tepatnya dengan menggunakan parameter AFI (Amniotic Fluid Index). Pada dasarnya, cairan ketuban sudah bisa dideteksi begitu seorang wanita terlambat haid dan dengan USG sudah terlihat kantung janin karena itu berarti sudah terbentuk cairan ketuban. Pada kehamilan normal, saat cukup bulan, jumlah cairan ketuban sekitar 1.000 cc.

JIKA KURANG

Cairan ketuban dikatakan kurang bila volumenya lebih sedikit dari 500 cc. Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan USG. Istilah medisnya oligohidramnion. Ibu harus curiga jika ada cairan yang keluar secara berlebih atau sedikit tetapi terus-menerus melalui *. Biasanya berbau agak anyir, warnanya jernih, dan tidak kental. Sangat mungkin itu adalah cairan yang keluar/merembes karena ketuban mengalami perobekan. Tanda lainnya adalah gerakan janin menyebabkan perut ibu terasa nyeri.

Segera konsultasikan dengan dokter/bidan untuk memastikan apakah itu cairan ketuban atau bukan. Salah satu kemungkinan penyebab terjadinya ketuban pecah dini adalah infeksi */jalan lahir. Dengan demikian untuk mencegah terjadinya ketuban pecah dini, ibu harus berupaya menjaga kebersihannya agar tidak terkena infeksi jalan lahir.

DAMPAK

Kurangnya cairan ketuban tentu saja akan mengganggu kehidupan janin, bahkan dapat mengakibatkan kondisi gawat janin. Seolah-olah janin tumbuh dalam “kamar sempit” yang membuatnya tidak bisa bergerak bebas. Malah pada kasus ekstrem dimana sudah terbentuk amniotic band (benang/serat amnion) bukan tidak mustahil terjadi kecacatan karena anggota tubuh janin “terjepit” atau “terpotong” oleh amniotic band tersebut. Efek lainnya, janin berkemungkinan memiliki cacat bawaan pada saluran kemih, pertumbuhannya terhambat, bahkan meninggal sebelum dilahirkan. Sesaat setelah dilahirkan pun, sangat mungkin bayi berisiko tak segera bernapas secara spontan dan teratur.

Bahaya lainnya akan terjadi bila ketuban lalu robek dan airnya merembes sebelum tiba waktu bersalin. Kondisi ini amat berisiko menyebabkan terjadinya infeksi oleh kuman yang berasal dari bawah. Pada kehamilan lewat bulan, kekurangan air ketuban juga sering terjadi karena ukuran tubuh janin semakin besar.

MENGATASINYA

Sebenarnya air ketuban tidak akan habis selama kehamilan masih normal dan janin masih hidup. Bahkan air ketuban akan tetap diproduksi, meskipun sudah pecah berhari-hari. Walau sebagian berasal dari - janin, air ketuban berbeda dari air seni biasa, baunya sangat khas. Ini yang menjadi petunjuk bagi wanita hamil untuk membedakan apakah yang keluar itu air ketuban atau air seni.

Supaya volume cairan ketubankembali normal, dokter umumnya menganjurkan ibu hamil untuk menjalani pola hidup sehat, terutama makan dengan asupan gizi berimbang. Pendapat bahwa satu-satunya cara untuk memperbanyak cairan ketuban adalah dengan memperbanyak porsi dan frekuensi minum adalah “salah kaprah”.

KEMUNGKINAN PERSALINAN

Tidak benar bahwa kurangnya air ketuban membuat janin tidak bisa lahir normal sehingga mesti dioperasi sesar. Bagaimanapun, melahirkan dengan cara operasi sesar merupakan pilihan terakhir pada kasus kekurangan air ketuban. Meskipun ketuban pecah sebelum waktunya, tetap harus diusahakan persalinan per vaginam dengan cara induksi yang baik dan benar.

JIKA LEBIH

Cairan ketuban berlebih disebut polihidramnion atau cukup disebut hidramnion saja. Cairan ketuban paling banyak dihasilkan oleh proses urinasi atau produksi air seni janin. Si jabang bayi minum air ketuban dalam jumlah yang seimbang dengan air seni yang dihasilkannya.

Volume air ketuban mestinya tidak persis sama dari waktu ke waktu. Volume ini mengalami puncak di umur kehamilan sekitar 33 minggu, yakni sekitar 1-1,5 liter yang berangsur berkurang mendekati kehamilan cukup bulan (40 minggu). Pada kasus hidramnion, volume bisa mencapai 3-5 liter yang umumnya terjadi setelah umur kehamilan mencapai 22 minggu atau sekitar 5 bulan.

Hidramnion terjadi karena:

* Produksi air seni janin berlebihan.
* Ada kelainan pada janin yang menyebabkan cairan ketuban menumpuk, yaitu hidrosefalus, atresia saluran cerna, kelainan ginjal dan saluran - kongenital.
* Ada sumbatan/penyempitan saluran cerna pada janin sehingga ia tak bisa menelan air ketuban. Alhasil, volume air ketuban meningkat drastis.
* Kehamilan kembar, karena ada dua janin yang menghasilkan air seni.
* Ada proses infeksi.
* Ada hambatan pertumbuhan atau kecacatan yang menyangkut sistem saraf pusat sehingga fungsi gerakan menelan mengalami kelumpuhan.
* Ibu hamil menderita diabetes yang tidak terkontrol.
* Inkompatibilitas/ketidakcocokan Rhesus.

DAMPAK

Cairan ketuban yang berlebih berdampak buruk. Ibu biasanya merasa kandungannya cepat sekali membesar. Pada kasus hidramnion ekstrem, pembesaran perut biasanya begitu berlebihan sehingga dinding perut menjadi sedemikian tipis. Bahkan pembuluh darah di bawah kulit pun terlihat jelas. Lapisan kulit pecah, sehingga tampak guratan-guratan nyata pada permukaan perut. Kalau diukur, pertambahan lingkaran perut terlihat begitu cepat. Begitu juga tinggi rahim.

Cairan ketuban yang berlebih menyebabkan peregangan rahim, selain menekan diafragma ibu. Itu semua akan memunculkan keluhan-keluhan serupa dengan kehamilan kembar, di antaranya sesak napas/gangguan pernapasan yang berat, pertambahan berat badan berlebih dan bengkak di sekujur tubuh. Keluhan-keluhan tersebut ujung-ujungnya akan memicu terjadinya hipertensi dalam kehamilan yang mungkin harus diakhiri dengan persalinan prematur.

Disamping itu, letak janin umumnya jadi tidak normal. Dengan alat pemeriksa, suara denyut jantung janin terdengar jauh karena letaknya jadi cukup jauh dari permukaan. USG bisa mendapat diagnosis yang lebih pasti dengan cara mengukur ketinggian kantung air ketuban dan indeks cairan amnion. Alat ini sekaligus dapat mengetahui apakah ada kelainan bawaan pada janin dan gangguan pertumbuhan janin.

Peregangan atau tekanan yang begitu kuat pada dinding rahim dapat memicu terjadinya kontraksi sebelum waktunya. Namun, dokter tentu akan mengupayakan agar tidak terjadi persalinan prematur dengan cara memberikan obat “peredam” kontraksi.

Cairan ketuban yang berlebih juga bisa meningkatkan risiko komplikasi persalinan, yaitu perdarahan pascapersalinan. hidramnion juga amat memungkinkan terjadinya komplikasi plasenta terlepas dari tempat perlekatannya. Belum lagi risiko terjadinya kematian janin dalam kandungan.

Yang jelas, kemungkinan ibu menjalani bedah sesar jauh lebih tinggi dibanding kehamilan biasa mengingat letak janin yang tidak normal dan menurunnya tingkat kesejahteraan janin.

MENGATASINYA

Cara yang biasanya ditempuh adalah dengan menyedot atau mengeluarkan sebagian cairan ketuban melalui sebuah jarum khusus yang dimasukkan dari permukaan perut yang disebut dengan amniosentesis. Cairan tersebut akan diperiksa sel-sel kromosomnya untuk ditelusuri apakah ada kelainan. Tindakan ini dapat dilakukan berulang kali sampai kehamilan cukup bulan. Tindakan ini juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa sesak si ibu yang kadang tak tertahankan.

KEMUNGKINAN PERSALINAN

Operasi sesar juga tidak otomatis menjadi jalan terbaik bagi persalinan dengan kasus ini. Prinsip utama dan dasar ilmu kedokteran secara universal yaitu “primum non nocere”, artinya “pertama-pertama janganlah melukai”. Jadi, pada kasus hidramnion dimana kemungkinan kecacatan janin tinggi, dokter kandungan akan berpikir dua kali sebelum memilih “melukai ibu” untuk mendapat bayi yang “cacat” dengan kemungkinan hidup kecil. Para dokter akan mengupayakan persalinan per vaginam walupun ibu bergelut dengan kasus hidramnion.

PELINDUNG JANIN

Ada beragam fungsi cairan ketuban. Di antaranya sebagai bantalan/peredam atau pelindung yang menjaga janin terhadap benturan dari luar. Cairan ketuban juga memungkinkan janin leluasa bergerak sekaligus tumbuh bebas ke segala arah. Selain itu sebagai benteng terhadap kuman dari luar tubuh ibu dan menjaga kestabilan suhu tubuh janin. Cairan ketuban juga merupakan alat bantu diagnostik dokter pada pemeriksaan amniosentesis.

Perlu diketahui, air ketuban tidak membuka apalagi mendorong janin keluar. Yang bertugas untuk itu adalah kontraksi rahim (his). Jadi walaupun ketuban sudah pecah atau kadar airnya tinggal sedikit, pembukaan mulut rahim dan dorongan bayi untuk lahir tetap akan terjadi selama ada kontraksi.

Sumber : Hilman Hilmansyah

Visit this user's website Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 10:11 AM
Post: #2
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
nice inpoh onk bagus jd pelajaran buat para suami istri Gy


smoga semua ini bukan hanya kenikmatan sesaat,
bukan cuma trik sekejap,
yg akan co.id dalam waktu dekat,
kalau tidak tambah hemat,
bisa-bisa ane sekarat,
karna kecanduan berat,
yg penting bukan penjahat,
& jangan sampai kualat dunia akhirat.
Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 10:35 AM
Post: #3
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
makasih lang.. malu
smoga para member esc jd suami yg siaga.. bagus

Visit this user's website Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 10:44 AM
Post: #4
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
wah yg perut jadi ringan aku baru tau.. Hmm dulu kukira makin berat..



internet sudah gratis tapi hidupku tidak.. Nyesel
[Image: 1264833.wbmp]
Visit this user's website Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 10:46 AM
Post: #5
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
Cara mengetahui bukaan berapa bgmn?

« o^^^o »
«< ooOOOoo >»
« SALAM KENAL »
Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 10:51 AM
Post: #6
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
Terasa lbh ringan wid, bukan betul2 lbh ringan.
Karena jika kepala di bawah maka titik beratnya jg jd lbh rendah. Lbh stabil kalau mau bergerak.

.... . .-.. ...- . - .. -.-. .-
[Image: ip-address]
-.. . -.. .. -.-. .- - . -..

sorak
Mercon
Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 10:56 AM
Post: #7
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
(17-11-2010 10:46 AM)NUSAnTARA Wrote:  Cara mengetahui bukaan berapa bgmn?
mksud nya bukaan? Hmm

(17-11-2010 10:51 AM)HelveticA Wrote:  Terasa lbh ringan wid, bukan betul2 lbh ringan.
Karena jika kepala di bawah maka titik beratnya jg jd lbh rendah. Lbh stabil kalau mau bergerak.
kya nya mbak tica udh prnh ngrasaa'n.. Wk

Visit this user's website Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 11:03 AM
Post: #8
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
(17-11-2010 10:46 AM)NUSAnTARA Wrote:  Cara mengetahui bukaan berapa bgmn?

Stau ane yg tau cma bidan ato dokter kandungan itu bro..

[Image: creations.gif]
Visit this user's website Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 11:19 AM
Post: #9
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
bukaan itu yg gmn Mikir


smoga semua ini bukan hanya kenikmatan sesaat,
bukan cuma trik sekejap,
yg akan co.id dalam waktu dekat,
kalau tidak tambah hemat,
bisa-bisa ane sekarat,
karna kecanduan berat,
yg penting bukan penjahat,
& jangan sampai kualat dunia akhirat.
Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
17-11-2010, 11:39 AM
Post: #10
RE: Ciri Ibu Hamil Akan Melahirkan
(17-11-2010 10:56 AM)lanionk Wrote:  
(17-11-2010 10:46 AM)NUSAnTARA Wrote:  Cara mengetahui bukaan berapa bgmn?
mksud nya bukaan? Hmm

Ketauan lanionk asal copas tapi tidak mengerti

« o^^^o »
«< ooOOOoo >»
« SALAM KENAL »
Find all posts by this user
Add Thank You Quote this message in a reply
Post Reply